Vektor Posisi (Vektor)
1. Pengenalan dan Definisi
Dalam matematika, khususnya pada materi vektor, kita sering bekerja dengan titik-titik pada bidang kartesius. Untuk menyatakan letak suatu titik dalam bentuk vektor, kita menggunakan apa yang disebut dengan Vektor Posisi.
Definisi:
Vektor Posisi adalah vektor yang titik pangkalnya berada di pusat koordinat O(0,0) dan titik ujungnya berada di titik koordinat tertentu (misalnya titik A atau B).
Jika kita memiliki titik A(x, y), maka vektor posisi titik A dituliskan sebagai a atau vektor OA, yang dinyatakan dalam koordinat:
a = OA = (x, y)
2. Menentukan Vektor di Antara Dua Titik
Salah satu kegunaan utama dari vektor posisi adalah untuk mencari vektor yang menghubungkan dua titik sembarang, misalnya vektor dari titik A ke titik B (vektor AB).
Secara geometris, berdasarkan aturan pengurangan vektor, jika kita ingin bergerak dari A ke B, kita bisa melihatnya sebagai "mundur" ke titik pusat O lalu "maju" ke titik B.
Rumus Cepat:
(Vektor ujung dikurangi vektor pangkal)
3. Contoh Soal dan Pembahasan
Perhatikan gambar di bawah ini.
Tentukan vektor BC jika diketahui gambar di atas !
Diketahui:
Vektor posisi titik B: b = OB = (2, 5)
Vektor posisi titik C: c = OC = (6, 1)
Ditanya:
Tentukan vektor BC!
Penyelesaian:
Untuk mencari vektor BC, kita gunakan pengurangan vektor posisi:
Mari kita hitung dalam bentuk komponen (kolom):
Kesimpulan:
Jadi, vektor BC adalah (4, -4). Secara visual, ini berarti untuk berpindah dari titik B ke titik C, kita harus bergerak 4 satuan ke kanan dan 4 satuan ke bawah.

Komentar
Posting Komentar