Vektor Ekuivalen/Sama dan Vektor Berlawanan/Negatif (Vektor)
1. Vektor Ekuivalen (Vektor Sama)
Dua buah vektor dikatakan ekuivalen (sama)
jika dan hanya jika keduanya memiliki panjang
(magnitudo) yang sama dan arah
yang sama, meskipun titik pangkalnya berbeda. Secara aljabar, jika vektor u =
(x1, y1) vektor u =
(x2, y2), maka vektor u = v apabila x1 =
x2 dan y1 = y2.
2. Vektor Berlawanan (Vektor Negatif)
Dua buah vektor dikatakan berlawanan jika
keduanya memiliki panjang
yang sama, tetapi memiliki arah
yang tepat berlawanan. Jika kita memiliki vektor AB = v,
maka vektor lawan atau negatifnya adalah vektor BA = -v.
3. Contoh Soal: Perjalanan Andi dan Budi
Persoalan:
Andi bergerak dari titik A(2, 2) ke B(5, 6). Budi
bergerak dari titik C(7, 10) ke titik D. Jika perpindahan Budi
ekuivalen dengan perpindahan Andi, tentukan koordinat titik D!
Pembahasan:
Langkah 1: Menentukan Vektor Perpindahan Andi
AB
AB = b - a
AB = (5 6) - (2 2)
AB = (3 4)
Artinya, Andi bergeser 3 satuan ke kanan dan 4 satuan ke atas.
Langkah 2: Menggunakan Konsep Ekuivalensi
Karena perpindahan Budi vektor CD ekuivalen dengan Andi vektor AB, maka:
Vektor CD = vektor
AB = (3 4)
Langkah 3: Mencari Koordinat Titik D
Misalkan koordinat titik D adalah (x_D, y_D).
CD = d - c
(3 4) = (x_D y_D) – (7 10)
Untuk mencari vektor d:
(x_D y_D) = (3 4) + (7 10)
(x_D y_D) = (3+7 4+10) = (10 14)
Kesimpulan:

Komentar
Posting Komentar